Pages

Thursday, June 9, 2011

Merbahaya..!!!


MERBAHAYA..!!!.... Situasi sekarang merbahaya...hehehe.  FYI guys, itu kata lain dari  "berbahaya"  tapi versi bahasa melayu .. hehe, rada-rada miripkan dengan bahasa Indonesia?,.. Cuman buat kita orang indonesia terkesan lucu, kali yee.. . Anyway, guys  postingan kali ini   nggak ada hubunganya loh dengan dunia linguistik atau dunia bahasa,... Penggunaan Kata "merbahaya" disini, cuman menggambarkan kondisi keuangan saya saat ini...hehehe. yang jujur aja dalam kondisi "merbahaya" alias kritis sampai akhir bulan ini.

Tapi kondisi kere se-kere-kerenya krisis keuangan juga bukan hanya kali ini saya alami, sudah sering kok, maklum anak rantau. So don't woryy, I already experinced with this... Sering malah.hehehe

Namun apa yang membuat  kondisi keuangan saya dalam kondisi  kritis kali ini and saking kritisnya bisa-bisa nggak makan sampai akhir bulan. Semuanya gara-gara saya diajakin mas Zaka Abidin, ke suatu tempat yang in the end ngabisin alokasi duit buat jatah makan saya  bulan ini...hehe

....." Thanks yah mas sudah mau ngajakin saya"... ...its awesome!!... 

Penasaran nggak, kenapa malah saya, say "thank you" sama sahabat saya yang satu itu. padahal dia yang telah "menjerumuskan" saya dalam kondisi keuangan yang  kata orang Malaysia "pelik'.

Anyway, saya emang patut berterimakasih, karena dia telah  mengajak saya berkunjung  ke "surga buku". Bersama mas Zaka dan 3 kawan lainya di akhir pekan yang lalu, kami  para "books lover" mengunjungi sebuah event pameran buku yang berjudul "Purple Cane The Mines. Read Malaysia Fair 2011 Promotion" . 

Di event pameran buku tahunan itu kami berlima seperti orang kesurupan dalam membeli buku-buku. Coba kawan-kawan bayangkan diskon yang ditawarkan gila-gilaan mulai dari 10, 20, 70 persen sampai 90 persen juga ada. Melihat buku bermutu dengan harga murah bagi para "book lovers"  seperti kami, siapa yang tidak ngiler.... Maka terbelilah buku-buku yang ada dalam gambar dbawah ini. 

Waktu kami ngangkut buku-buku  ke parkiran tempat mobil kami. Masing-masing dari kami harus 2 kali bolak balik menenteng tas belanjaan yang bergelayut himpit2an di tangan kami, untung parkiranya nggak terlalu jauh dari tempat pameran. Namun itupun  sudah cukup untuk membuat badan and tangan menunjukkan tanda-tanda bakalan encok atau keseleo saking beratnya buku-buku yang mesti dibawa...hehehe.

FYI, Saking banyaknya buku yang kami beli sampai nggak muat loh, di bagasi mobil sedan kami. Sampai-sampai kami harus memangku buku-buku belanjaan kami masing-masing didalam mobil...Its incredible books collection we have now...hohoho.

I Dunno,... Mungkin, kawan-kawan pasti berfikiran saya serakah, kemaruk atau kurang perhitungan, dengan membeli buku-buku sebanyak itu sampai akhirnya membuat saya mengalami kondisi kere-se-kere-kerenya krisis keuangan, seperti yang saya sebutkan di awal postingan ini. Tapi sebelum menjatuhkan vonis kepada saya yang ganteng dan berwajah innocent ini, silahkan kawan-kawan juga melihat belanjaan kawan-kawan saya yang ikut ke event tahunan itu juga, terutama mas Zaka abidin..hehehe.. Semuanya pada ngeborong buku-kayak membeli kacang goreng... Karena kami semuanya setuju dengan pameo ini "kapan lagi ada kesempatan kayak gini".

Tapi ternyata, aksi kami ngeborong buku-buku itu  masih kalah jauh dengan kawan-kawan sesama anak Indonesia para "book lovers"  dari Damansara, Di komandani bung Hamidi sang ketua PPI-Malaysia, mereka ngeborong buku-buku dengan jumlah besar, denger-denger mereka malah sengaja memboking sebuah mobil Van untuk ngangkut belanjaan buku-buku mereka. Bisa dibayangkan kan banyaknya buku yang mereka borong.

Surga buku murah... Mungkin itulah yang ada di otak kami para "book lovers" saat itu. Kawan-kawan boleh bayangkan buku-buku bermutu, seperti buku the Art of War-nya Zun Si, buku-bukunya, Andrie Wongso, Emha Ainun Nadjib, Jamal Azzaini. juga buku biographynya Om Obama dan masih banyak buku-buku yang bermutu lainya, semuanya di banderol di bawah harga RM.5 Ringgit.... Could you imagine?.. bagaimana kami nggak kesurupan dalam membeli buku, buku-buku bermutu dengan harga murah itu.

Bagi para pecinta buku macam kami ini... kami rela nggak makan atau nggak makan di resto yang mahal dalam sebulan yang penting bisa beli buku-buku itu...hahaha. Kalau kita bandingkan harga standard sekali makan di KL yang  bisa   habis 5-6 Ringgitan. harga itu  masih lebih mahal dari harga 1 atau 2 buah buku yang kami borong kemaren. So itung-itung kasarnya kami untung gede malah.. So,  masih mau menuduh saya kemaruk dgn buku-buku....Hehehe...

Anyway, alhamdulillah, berkat ke acara kemaren kami berlima dapat banyak memori yang indah. Selain itu rumah kost kami sekarang seperti klub membaca, waktu jadi produktif.  tak ada lagi waktu yang terbuang percuma, semua sibuk dengan buku bacaannya setelah tugas-tugas telah dilaksanakan. Di waktu pagi sebelum berangkat sambil menikmati "ritual" minum teh pagi, kami pasti ngebaca buku atau ngebahas buku apa aja yg kami baca masing-masing, sampai menjelang tidur, ada aja yang didiskusikan di telaah, atau sekedar membaca sebagai pengantar tidur, kayak yang di gambar itu.hehe.... Btw Guys,  Doakan yah moga-moga budaya membaca buku di rumah kami tetap konsisten.

Diawal kami mau ngeborong buku. Sempat juga sih, ada kawan yang nyeletuk gini, kalau kami ngeborong buku yang banyak "bakalan kebaca nggak semuanya itu"... namun jawaban bijak lagi-lagi keluar dari mulut sahabat saya si mas Zaka. "yah di usahakan aja dulu, kalau emang nggak kebaca semua, anak kita atau cucu kita kelak yang akan ngebacanya" lalu kutimpali dengan   "investasi buku, nggak rugi loh" jawabku mensupport kalimat mas Zaka. Lalu kami kembali seperti orang kesurupan memilih-milah buku bermutu yang murah. 

Dan alhamdulillah sekarang bacaan saya dan kawan-kawan rata-rata sudah masuk ke buku yang ketiga, kecuali pak Aliq yang masih berkutat dengan buku pertamanya yakni buku "resep masakan". ternyata waktu shopping buku kemarin kebanyakan buku yang di beli adalah buku resep masakan. mulai resep masakan berbagai budaya, musim sampai berdasarkan golongan darah kayaknya di borong sama beliau. Anyhow nampaknya beliau juga punya komitmen untuk mempraktekkan setiap resep masakan yang dia beli itu.

So itu berarti selain puasa di perbanyak bulan ini and menjalin silaturahim ketika menjelang makan siang atau dinner ke tempat kawan-kawan, juga menemankan dia menghabiskan masakan yang dia masak bisa menjadi solusi menutupi jatah uang makan saya yang kesedot buat ngebeli buku-buku itu...hehehe... Ayo pak Aliq mari kita praktekkan resep yang berikutnya...!!



Atas nama
Books lover Apt.Taman Bukit Angkasa

KL, Kamis 9 Juni 2010.

Ps;
Thanks to all my friends the books hunter, yg sudah ngenemanin berburu buku hari itu; mas zaka, p'aliq, bung hasir and s.rena
Thanks juga buat Gramedia yang sudah ngasih diskonnya gede2an...hahaha
oiya setelah ditakut2in sama adik saya katanya jangan sampai jadi doa,.. maka kata2 kere-se-kere kerenya dicoret menjadi krisis keuangan...hehe 





2 comments:

AuL Howler said...

waaahh...

di padang kapan ya ada event macem niy...?

Terima kasih laah, abang sudah follow Aul :)

(bisa bahasa melayu dikit2, gara2 sering nonton upin ipin. hihi)

Budi Hamuddin said...

Sma2 aul..saya juga seneng baca blox aul..

Waah iya yah asyik juga kalau event gini ada di Padang,.. tapi kalau ada event buku2 ke KL aja sekalin maen ketempat saya.