Pages

Tuesday, January 22, 2013

Adrian Mahatma Bintang

AMB Umur 12 Jam

Ketika waktu menunjukkan jam 20.45 wib pada selasa malam tanggal 15 Januari 2013, bermulalah sebuah torehan awal catatan dari sebuah sejarah kecil tentang kelahiran seorang bayi mungil nan tampan yang menjadi bukti cinta sepasang suami istri muda bernama Budi Hamuddin dan Cathy. Tangis bayi yang masih merah dan berambut lebat itu hadir memecah malam disebuah rumah sakit bersalin bernama ”RSIA Andini” di tengah kota Pekanbaru. 
Anak yang terlahir dari hasil perjuangan hidup-mati istriku seorang ibu muda berwajah teduh yang telah menemani keseharianku dalam kurun waktu hampir setahun sebagai istri yang sabar dan penuh pengertian. Bayi dengan berat 3.1 kg dan berjenis kelamin laki-laki itu hadir dan menghadirkan sejuta kebahagiaan bagi kami semua dimalam itu, khususnya buat istriku yang telah belasan jam berjuang melawan rasa sakit .
Selepas kuadzankan pada telinga kanannya dan iqamamah di telinga kirinya, bayi yang masih merah tersebut lantas kubisiki  ”Anakku! engkau kami beri nama Adrian Mahatma Bintang”.

Nama dengan 3 suku kata tersebut adalah nama yang indah menurut kami, nama yang mengandung prasyarat sebagai nama yang layak diberikan oleh orang tua kepada anaknya ketika mengakikahnya. Nama yang mengandung doa dan pengharapan serta ideologi dari kami orang tuanya semua terkandung didalamnya.
Nama yang baik, tentu mengandung doa yang baik pula. Anak kami ini bukan saja merupakan anak biologis yang lahir dari darah daging kami, tapi lebih dari itu. Anak kami adalah anak ideologis dan tumpuan harapan dan doa kami juga. Tempat kami menitip ideologi dan menebar benih masa depan setidaknya melalui sebuah doa pada nama yang kami berdua berikan.
Suku  kata pertama dari nama anak kami ini adalah ”ADRIAN” yang berasal dari bahasa Ibrani yang berarti ”yang diberikan kesejahteraan lebih” atau lebih kurang berarti ”yang mendapat rejeki lebih dibandingkan yang lain” atau ”yang makmur sejahtera”. 
Kami berharap dalam doa yang terkandung dalam suku kata pertama  dalam namanya tersebut, anak kami ini memiliki rejeki halal yang lebih, dimana kelebihan rejekinya itu ia bisa berikan kepada yang membutuhkan, dengan kata lain kami berharap kelak ia bisa menjadi ”Hartawan yang dermawan dan gemar menolong
Suku kata kedua pada nama anak kami adalah ”MAHATMA”. Ketika pertama kali mendengar nama ini, mungkin kita akan segera mengaitkanya dengan seorang tokoh anti kekerasan asal India bernama Mahatma Ghandi,. Meski mirip, tapi sesungguhnya bukan nama beliau yang mengilhami nama pada suku kata kedua anak kami itu. Mahatma sejatinya berasal dari kata Atma, yang dalam bahasa sansekerta berarti Jiwa. Maka Mahatma memiliki makna ’maha jiwa’, dimana kata ini merupakan representasi kesempurnaan jiwa, yang dalam islam kita kenal sebagai ’Insan Kamil’ atau Insan sempurna, jiwa yang sempurna, jiwa yang tenang (nafs al-muthmainnah). 
Kami berharap dalam doa yang terkandung dalam suku kata kedua dalam namanya tersebut, anak kami ini menjadi manusia yang seutuhnya dalam perkembangan fisik maupun jiwanya, manusia yang memiliki tingkat integrasi "kecerdasan spritual, emosional, intelektual dan psikomotorik" yang dahsyat, dengan kata lain kami berharap kelak ia bisa menjadi   ”manusia yang paripurna
Lalu suku kata ketiga dalam nama anak kami adalah ”BINTANG”. yang memilik arti harfiah ”benda langit yang bersinar”. Besar harapan kami kedua orang tuamu ini kepada engkau anakku jika kelak engkau membaca tulisan ini...... bagi kami Engkau adalah suatu titipan istimewa dari langit (baca:Allah.SWT) yang  besar harapan kami kelak engkau akan "bersinar dan berpijar" dalam mengagungkan Allah.SWT sang penciptamu. Besar pula harapan kami engkau akan bersinar dan berpijar dalam kesuksesan kehidupan dunia dan akhirat. 

Nama Bintang juga diambil dari blending (baca; penggabungan) nama ayah, kakek dan kakek buyutmu agar engkau tidak pernah merasa sendiri mengejar impianmu. Ingatlah nak!!....ketika engkau melihat suku kata terakhir pada namamu... yakinlah!! bahwa doa dan restu dari kami-kami ini senantiasa menyertai langkahmu  dalam menggapai cita-cita di masa depanmu.

Doa dan Harapan kami selalu bersamamu
Orang2 yang mencintaimu

0 comments: